Hujan dan Sendiri…

Aku berjalan menjauh darinya..
tanpa seucap katapun yang terlontar aku terus pergi dan menjauh..
aku bosan..
aku lelah..
dan kau hanya diam..
menatap punggung yang terus menghilang terhalang hujan..
kenapa???
kenapa aku pergi???
kenapa???
kenapa kamu diam???

hujan…
sejak itu aku menyukai hujan..
karena hujan selalu mengingatkan aku pada kesendirianku..
karena hujan aku bisa mengetahui indahnya patah hati..
karena hujan yang dapat mengingatkanku padamu..
kamu lagi..
dan selalu kamu..
aku suka hujan karena aku suka kamu..
masih kamu..
dan mungkin selalu kamu..

*hidup itu sulit NadzzZ*

~ by nadzzsukakamu on February 11, 2009.

One Response to “Hujan dan Sendiri…”

  1. madjikanimyang said:

    di antara deru rintik2 hujan..
    terselip di sana sebuah suara tangisan…
    dari dalam hati yang kesepian….

    suara ini begitu pelan..
    suara ini akan hilang di tengah jalan…
    suara ini..akankah sampai ke tujuan???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: