Pengaruh Hg terhadap Embriogenesis Kodok

Merkuri merupakan satu-satunya logam yang dapat melebur dalam temperature ruangan dan memiliki berat 13,55 g per ml. Merkuri dapat berbentuk komponen organic dan inorganic. Komponen organic terbagi menjadi elemen merkuri dan garam merkuri. Semua bentuk merkuri sangat toksik karena sangat mudah untuk masuk ke dalam tubuh organisme. Keracunan merkuri bisa berasalah dari evaporasi pernapasan, makanan, dan absorbs lewat kulit. Merkuri sangat mudah masuk ke tubuh lewat bernapas karena logam ini menjadi cair dan sangat mudah terevaporasi dalam suhu ruang dan akan diabsorbsi 80% lewat pernapasan (Vardhan,2005).

Pada manusia, merkuri yang masuk ke dalam tubuh akan tersimpan di bagian-bagian yang berhubungan langsung dengan tempat masuk logam tersebut. Jika merkuri masuk lewat pernapasan, maka logam tersebut akan tersimpan di sekitar paru-paru. Merkuri yang masuk lewat makanan akan terdeteksi di sekitar usus dan lewat proses absorpsi kulit akan ditemukan di bagian manampun tempat logam tersebut masuk. Penyelamatan dari terdedahnya merkuri ke dalam tubuh dapat dilakukan dengan mengeluarkan merkuri itu sendiri. Jika merkuri organic terdeteksi pada bagian percernaan, maka sangat diperlukan mengkonsumsi makanan berprotein tinggi.Untuk mengeluarkan merkuri inorganic maka diperlukan D-penicillamine yang akan mengikat merkuri sehingga dapat keluar melewati saluran urin (Vardhan,2005).

Tingginya tingkat merkuri yang terdapat di alam dapat memperbesar kemungkinan terserapnya merkuri dan akan menimbulkan komplikasi di dalam tubuh. Untuk amphibi yang sedang dalam proses metamorphosis, akan sangat tinggi kadar Hg yang akan masuk. Resorpsi merkuri akan menumpuk pada bagian ekor dari amphibi. Efek dari merkuri ini akan menurunkan tingkat keberhasilan hidupnya anakan, dan pada akhirnya akan menurunkan kemampuan individual untuk reproduksi (Unrine, 2004).

Pengaruh Lain yang dapat ditimbulkan oleh logam Hg adalah menyebabkan kerusakan biokimiawi jaringan dan gen melalui berbagai mekanisme seperti mengganggu homeostasis kalsium intraseluler, mengganggu potensial membran, mengubah sintesis protein, dan mengganggu jalur asam amino dalam sistem syaraf pusat. Kerusakan mitokondria, peroksidasi lipid dan perusakan mikrotubul dan akumulasi neurotoksis dari serotonin, aspartat, dan glutamat semuanya adalah mekanisme neurotoksik metilmerkuri. Dari waktu ke waktu, metil merkuri dan merkuri elemen dalam otak ditransformasikan menjadi merkuri inorganik, dan menjadi terikat kuat dengan protein yang mengandung gugus tiol (sulfihdril) misalnya glutation, sistein, albumin, dan lain-lain. Pengikatan dan disosiasi kompleks tiol-merkuri dipercaya mengendalikan pergerakan merkuri dan efek toksiknya dalam tubuh. Selain mengganggu sistem syaraf logam Hg pun dapat menyebabkan adanya kerusakan ginjal pada bagian proksimal tubulus ginjal, sehingga ginjal tidak dapat melakukan reabsorbsi dan cairan dalam tubuh tidak dapat dikeluarkan (Trina, 2004). Terdapat beberapa cara logam Hg bisa masuk ke dalam tubuh diantaranya: melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi Hg yang di konsumsi, berdifusi melalui kulit, dan uap Hg yang terhirup

~ by nadzzsukakamu on May 28, 2009.

One Response to “Pengaruh Hg terhadap Embriogenesis Kodok”

  1. nad rumek gitu nulisnya…

    pake paragraf napa???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: