T E R S A D A R

Pagi ini, aku terbangun seperti pagi-pagi sebelumnya, aku paksakan tubuhku untuk menghadap Sang Pencipta yang telah memberiku kehidupan, aku mengadu hariku padaNya sampai aku puas hingga tanpa tersadar perutku mengais-ngais minta dikeluarkan isinya. Dengan sigap dan kecepatan tingkat tinggi aku melipat mukenaku dan langsung beranjak ke tempat yang saat itu indah bagiku, tempat dimana perutku akan diam karenanya, ya kamar mandi, di sanalah semua penderitaan perutku ini hilang.

Seusai itu semua aku berjala menuju jendela, aku buka pengaitnya agar udara pagi itu bisa masuk ke dalam ruanga kecil dan pengap tempat aku tidur, seketika udarapun masuk, sejuk terasa, sambil melihat daerahku yang masih sepi aku iseng saja melihat ke arah langit, saat itu bulan sungguh penuh, kunig bersinar, membuat orang-orang yang melihat berdecak kagum seraya mengucapkan tasbih, sang awanpun langsung menutupinya sebagian yang menimbulkan kesan bahwa sekarang sang bulan hanya mengintip sambil tersenyum malu-malu, ah akupun tersenyum kecil oleh khayalanku.

Akhirnya setelah sekian lama diam dan menikmati angin subuh itu, mataharipun ikut menampakkan kejantanannya padahal sang dewi malam itu belum kembali ke peraduannya, menyadarkan aku akan lamunanku, namun sekaligus menyadarkan aku akan banyak sekali nikmat yang telah Allah berikan, menghilangkan semua kecemasan yang telah menghantui selama ini, menyadarkan aku bahwa selama ini aku rapuh…<Terima kasih Allah, Engkau telah menyadarkan aku, Engkau telah menunjukkan kasih sayangMu yang sangat tidak berhingga, Alhamdulillah..dan Maafkan Aku ya Allah atas segala kekhilafan yang aku lakukan..amin..

Sesaat kemudian teringat sebuah SMS tauhsiah yang prnah temanku kirimkan : “Nasihat Imam Ahmad : “Jika Allah menjaga persediaan, mengapa kamu gelisah?? Jika segala sesuatudi tangan Allah, mengapa kamu kikir? Jika neraka itu benar, mengapa kamu melakukan dosa? Jika surga itu benar, mengapa kamu beristirahat? Jika dunia akan berakhir, mengapa kamu bersantai? Jika semua sudah diatur oleh Allah, mengapa kamu takut?””

semoga kita semua dapat tersadar..amin..

~ by nadzzsukakamu on July 7, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: